Abstract Orange Spirals

Kamis, 28 Januari 2010

Perguruan Seni

Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI Yogyakarta), adalah sebuah perguruan tinggi seni negeri yang terdapat di Kota Yogyakarta, Indonesia. Institut ini mengkhususkan pada pendidikan di bidang kesenian, yang terkelompok ke dalam tiga fakultas, yakni: fakultas seni rupa, fakultas seni pertunjukan, dan fakultas seni media rekam.

ISI dibentuk setelah dilakukannya penggabungan sejumlah sekolah tinggi bidang kesenian termasuk AMI (Akademi Musik Indonesia), ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) dan ASTI (Akademi Seni Tari Indonesia). Rektor ISI Yogyakarta yang pertama adalah Prof. Dr. But Mochtar

Setelah gempa yang melanda Yogyakarta 27 Mei 2006, kegiatan di ISI Yogyakarta sempat terhenti karena banyaknya kerusakan pada bangunan pendukung.

Institut Kesenian Jakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Logo Institut Kesenian Jakarta

Institut Kesenian Jakarta adalah sebuah institusi pendidikan tinggi yang difasilitasi Pemerintah Daerah Jakarta. Institut ini mengkhususkan diri dalam bidang seni, terutama seni rupa, seni peran, dan perfilman.

Sejarah

IKJ berdiri pada tanggal 25 Juni 1976 atas prakarsa Presiden Suharto yang berkomitmen membiayai sebuah pendidikan khusus seni untuk mengembangkan kebudayaan Jakarta dan wadah bagi seniman lokal yang ingin berkembang. Awalnya hanya berupa Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta dan menjadi bagian dari kompleks seni Taman Ismail Marzuki. Sejalan dengan perkembangan zaman, LPKJ semakin banyak menghasilkan seniman-seniman yang mulai diakui dan mengembangkan banyak studi.

LPKJ kemudian berubah status menjadi Institut Kesenian Jakarta. Meskipun kemudian pengelolaannya lebih mandiri, fasilitasnya masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Guru Besar IKJ sejak 2004 adalah Sardono W Kusumo.

Fakultas

IKJ memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Seni Rupa, Fakultas Seni Pertunjukan, dan Fakultas Film dan Televisi.

Fakultas Seni Rupa

Fakultas ini berkonsentrasi kepada pengembangan seni dalam wilayah visual, melingkupi tiga jurusan, yaitu seni murni, kriya, dan desain.

  • Program Studi Seni Murni (jenjang D3 & S1), dibagi menjadi 3 minat utama: Seni Lukis,Seni Patung,Seni Grafis
  • Program Studi Seni Kriya (jenjang D3 & S1): Kriya Kayu, Kriya Keramik, Kriya Tekstil
  • Jurusan Desain (jenjang D3 & S1): Program Studi Desain Interior, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Program Studi Desain Mode & Busana

Fakultas Seni Pertunjukan

Fakultas Film dan Televisi

Memiliki 4 jurusan:

-Film (jenjang D3 & S1)

-Televisi (jenjang D3 & S1)

-Fotografi (jenjang D3)

-Kajian Media jhjh

Daftar Tokoh dan Alumni

Beberapa dosen yang terdaftar di IKJ, meskipun beberapa di antaranya bukanlah lulusan IKJ, sebelumnya sudah menjadi seniman yang diakui. Selain itu lulusan IKJ juga banyak menjadi praktisi dan seniman.

  • Mira Lesmana - produser film
  • Firman Lie - seniman grafis
  • Garin Nugroho - sutradara
  • Subarkah - Ahli tata rias dan special effect
  • Srihadi Soedarsono - pelukis
  • Didi Petet - aktor
  • Dolorosa Sinaga - pematung
  • Yani M. Sastranegara - pematung
  • Awan Simatupang - pematung
  • Budi L. Tobing - pematung
  • Iriantine Karnaya - pematung
  • Hardiman Radjab - pematung dan penata artistik
  • Aditya Tobing - penata artistik
  • Nungki Kusumaastuti - penari dan aktris
  • Marusya Nainggolan - komponis
  • Benny Rachmadi - kartunis
  • Muhammad Misrad - kartunis
  • Eddie Riwanto - sutradara dan aktor
  • Slamet Rahardjo D. - aktor dan sutradara
  • Sentot Sahid - editor dan produser
  • Agni Ariatama - Director Of Photography
  • Jujur Prananto - script writer
  • Armantono - script writer

Institut Seni Indonesia Denpasar

Institut Seni Indonesia Denpasar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar adalah perguruan tinggi seni yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pendidikan Nasional. ISI Denpasar secara fungsional dibina oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. ISI Denpasar didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2003 tanggal 26 Mei 2003 yang merupakan integrasi dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar dan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSSRD) Universitas Udayana.

STSI Denpasar semula bernama Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Denpasar, didirikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bali pada tanggal 28 Januari 1967 dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor 2/Pem/5/I/a/1967, atas prakarsa Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibya). Pendirian ASTI Denpasar dilandasi Pola Dasar Kebijaksanaan Pembinaan Kebudayaan Daerah Bali yang memperhatikan sifat-sifat pertahanan, penggalian, pembinaan dan pengembangan kebudayaan daerah Bali. Makin intensifnya interaksi antara kebudayaan dan teknologi, serta bertambah banyaknya seniman yang meninggal dunia, menyebabkan beberapa bentuk kesenian tradisional Bali dikhawatirkan akan punah, sehingga perlu diadakan pendidikan kesenian bagi generasi muda sebagai pewaris dan penyelamat kebudayaan bangsa.

Sesudah dua tahun berdiri, ASTI Denpasar menerima status penegerian dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat Keputusan Nomor 066/1969 tanggal 7 Agustus 1969 dan ASTI Denpasar dinyatakan sebagai jurusan dari ASTI Yogyakarta yang pengelolaannya ditangani oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Selama 8 (delapan) tahun berlangsung, karena adanya perubahan struktur organisasi dalam tubuh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, maka sejak tahun 1976 pengelolaan ASTI Denpasar ditangani oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, serta pembinaannya diarahkan kepada pembentukan Institut Seni Indonesia (ISI) bersama dengan Akademi-akademi kesenian lainnya di Indonesia. Dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0445/0/1988, Akademi Seni Tari Indonesia Denpasar ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar. Pendirian STSI Denpasar dikukuhkan dengan Surat Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 1992.

Sejak 1 Oktober 1965 PSSRD merupakan Jurusan Seni Rupa Fakultas Teknik Unud berdasarkan Keputusan Menteri PTIP RI Nomor 240/Sek/PU/1965 tanggal 20 Oktober 1965. Berdasarkan Keputusan Rektor Unud Nomor 483/SK/ PT.17/R.VIII/1983 tanggal 10 Mei 1983, PSSRD Unud dibentuk menjadi program studi antar fakultas, diperkuat dengan Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud Nomor 5/DIKTI/Kep/1984 dalam fungsinya melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Dengan pertimbangan konsentrasi pendidikan tinggi seni untuk mempertahankan budaya, atas dukungan Ditjen Dikti Depdiknas,

Pemda Bali dan masyarakat Bali maka mulai dipersiapkan mengintegrasikan dua lembaga kesenian STSI Denpasar dengan PSSRD Unud menjadi satu perguruan tinggi seni, sejak tahun 1993 dilanjutkan tahun 1999. Pada tanggal 28 Juli 2003 Menteri Pendidikan Nasional (Prof. Drs. Abdul Malik Fadjar, M.Sc) meresmikan pendirian ISI Denpasar, ditandai dengan penandatanganan prasasti bertempat di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar.

Program Studi

Saat ini ISI Denpasar menawarkan 8 program studi yang tergabung dalam dua fakultas (Fakultas Seni Pertunjukan dan Fak. Seni Rupa dan Desain):

  • PS Seni Tari
  • PS Seni Pedalangan
  • PS Seni Karawitan
  • PS Seni Rupa Murni
  • PS Kriya Seni
  • PS Desain Interior
  • PS Desain Komunikasi Visual
  • PS Fotografi (rintisan bagi Fakultas Media Rekam)

Institut Seni Indonesia Surakarta

Institut Seni Indonesia Surakarta merupakan satu dari tiga perguruan tinggi negeri sejenis yang ada di Indonesia.

Lembaga ini telah lama berdiri walaupun statusnya sebagai Institut baru diperoleh sejak September 2006. Cikal-bakal ISI Surakarta bermula dari Lembaga Konservatori Surakarta, yang selanjutnya menjadi Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI), dan Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) yang didirikan oleh Gendhon Hoemardhani. Penambahan bidang studi Seni Rupa dapat dilakukan setelah pada tahun 1983 lembaga ini menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta.

Bidang studi yang dapat diambil di ISI Surakarta pada saat ini adalah

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Pedalangan
  • Seni Tari dan Karawitan (internasional)
  • Seni Rupa
  • Kriya Seni
  • Desain
  • Komunikasi Visual
  • Pengkajian Seni (Pascasarjana)
  • Penciptaan Seni (Pascasarjana).
ISI Surakarta menjadi pemrakarsa Pentas Tari 24 Jam pada tanggal 29 April 2007 untuk memperingati Hari Tari Internasional. Dalam pagelaran ini ditampilkan berbagai tari dari berbagai wilayah Indonesia dan juga dari sejumlah perwakilan negara lain.

Spotlight

Proposal Program Hibah Strategis Nasional Tahun 2010

Rencana Penggantian Aplikasi FRK/FED


Berita

Kunjungan Prodi Teknik Manufaktur Universitas Surabaya

January 22nd, 2010

Pada tanggal 22 Januari 2010, FSRD ITB menerima kunjungan dari Prodi Teknik Manufaktur Universitas Surabaya. Tujuan kunjungannya adalah Prodi Desain Produk ITB, dengan jumlah mahasiswa 41 org dan di dampingi oleh 3 org dosen pembimbing. Rombongan diterima sama Kaprodi Desain Produk Bapak Andar Bagus Sriwarno, S.Sn.,M.Sn., Ph.D. Adapun maksud dari kunjungan ini adalah untuk studi banding mahasiswa dengan Prodi Desain [...]

Pameran “Current”(s)

January 22nd, 2010

Bertempat di Galeri Soemardja FSRD ITB Jl. Ganesha 10 Bandung, akan diselenggarakan pameran dengan judul “Current”(s) pada tanggal 23-29 januari 2010 pukul 09.00-16.00 WIB setiap hari kerja. Pameran ini menampilkan karya-karya dari empat perupa yaitu Dila Martina Ayulia, Duto Hardono, Erika Ernawan dan Ong Ibrahim, semuanya ini adalah mahasiswa Magister Seni Rupa FSRD ITB. Karya [...]

Pameran Gambar Seni Rupa

December 28th, 2009

Bertempat di Galeri Soemardja FSRD-ITB, Jl. Ganesha 10 Bandung, akan diselenggarakan sebuah Pameran Gambar pada tanggal 30 Desember 2009 sampai dengan tanggal 16 Januari 2010. Pameran ini akan dibuka pada tanggal 30 Desember 2009 yang menampilkan karya (terbaik) berupa gambar dari para seniman senior, dosen dan mahasiswa FSRD-ITB.

“We Hail, We Sail From The Morning Glory Parade”

December 19th, 2009

Program Studi Seni Rupa menyelenggarakan Pameran “We Hail, We Sail From The Morning Glory Parade”, dengan tema “A Collaboration Between Fine Art, Design dan Music”, pada tanggal 19-23 Desember 2009, bertempat di Barak TNI, Setiabudhi depan Kampus UPI.
Adapun tujuan pameran ini adalah membangun opini publik tentang kegiatan seni rupa, merintis eksistensi para perupa dan musisi [...]

Pameran “Sojourn”

December 14th, 2009

Group seni ‘Triumph’ mengadakan pameran karya seni rupa dengan judul “Sojourn”, bertempat di Galeri CMNK Bandung, Jl. Cigadung Raya Barat no. 2 Cipaheut, Bandung – 40191. Pada tanggal 14-28 Desember 2009, dengan kurator Ardhana Riswarie. Pembukaan pameran akan diselenggarakan pada hari Jumat, 14 Desember 2009, Pukul 19.00 WIB, sedangkan diskusi akan diselenggarakan pada hari Minggu, [...]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar